Berkah yang tak terhitung

Sepulang dari plaza festival, ketika melewati trotoar yang penuh dengan deretan penjualan makanan kaki lima tampak sebuah gerobak yang menjual berbagai macam panganan. Yang menjual adalah seorang ibu …. yang menarik adalah anaknya yang berusia sekitar 3 tahun dibaringkan di trotoar hany beralaskan tikar dan kain panjang. waktu sudah menunjukkan pukul 21.30 dan memang sudah pasti jadual tidur seorang balita. Cuaca cukup dingin karena sore hari jakarta baru diguyur hujan. Tidak pernah sekalipun dalam hidup ini, ibu saya menidurkan anaknya ditrotoar jalan raya yang penuh debu dengan udara yang cukup dingin. Ya Allah, lindungi bocah itu.. beri kesehatan dan keselamatan untuknya…. berkahi ibundanya dengan rejeki yang memadai…

 

Di angkot menuju ciputat, tak lama seorang pria ditepi jalan melambaikan tangan yang bertujuan untuk memberhentikan angkot yang saya tumpangi. Ternyata bukan pria itu yang akan naik angkot, tetapi lelaki disebelahnya… yang mengenakan kacamata hitam dimalam hari… beliau menggenggam sebuah tongkat… ternyata sang bapak seorang tuna netra… perlahan pria tersebut menuntun si bapak menaiki angkot. Dengan hati-hati si bapak duduk dibangku pinggir angkot, sambil kemudian melioat tongkat dan memasukan ke dalam tas. Saya pandangi wajah si bapak dengan seksama, dari atas kepala hingga ke bawah… dan berhenti lama ketika memandang kacamata hitamnya…. beliau tidak dapat melihat, beliau tidak melihat betapa macetnya jalan raya, beliau tidak melihat penuhnya trotoar dengan spanduk capres… beliau juga tidak lagi dapat melihat cahaya matahari di pagi hari… atau tenang melihat bintang di langit..

 

Malam ini, begitu banyak berkah yang telah diterima

Tahun-tahun ini, tiada terhitung berkah yang diterima dari Allah SWT, kesehatan yang luar biasa-pagi kerja malam kuliah membagi fisik, tenaga dan pikiran.. tak lupa juga hati… rejeki yang mencukupi, teman-teman baru yang sangat menyenangkan dan banyak memberi arti dan makna hidup, masalah yang tiada kunjung berhenti – yang pada akhirnya menguatkan diri untuk menghadapi kehidupan…..

Alhamdulillah…. terima kasih ya Allah, atas segala berkah yang telah diterima.. hanya diri ini begitu lengah dan malas untuk memaksimalkan rasa syukur yang besar ini.

 

#journeyto35

move on 17416

 

 

 

 

 

Mimpi – impian

ruangdiandra

Mimpi

Mimpi : 1. Sesuatu yang terlihat atau dialami dalam tidur,; angan-angan, Memimpikan : bermimpi akan sesuatu, mencita-citakan (sesuatu yang susah atau tidak mungkin dicapai).KBBI

[Kuliah magister profesi psikologi] [kembali ke Palembang] [umroh] [Turki-Yunani-Lombok] [Modul training] [Menerbitkan buku]

33-34

425843355_o

Umur (kb): usia, lama waktu hidup, nyawa.

Apa yang sudah terjadi 1 tahun terakhir ini?

Hal bermanfaat apa yang sudah kamu lakukan?

Sudah berapa hati yang kamu lukai?

Sudah berapa air mata yang kamu teteskan… untuk kebahagian.. ? untuk sebuah duka…?

Sudah berapa langkah yang kamu tempuh untuk cita-cita yang tengah kamu rangkai?

Sudahkah tiba di titik temu?

Selamat menjalani proses kehidupan

Selamat menjadi 34

22 juni 2013

22

someone like you #3

Lanjutan someone like you #2

Ditengah-tengah Dania sedang memberikan materi perkuliahan, Nesya masuk ruang kelasnya seraya melambaikan tangan. Dania pun membalasnya dengan senyum dan kerlingan mata. Dan Nesya pun duduk manis dibarisan paling belakang.

Yup Dania saat ini sedang sibuk-sibuknya menjadi dosen tamu disalah satu perguruan tinggi swasta. Sibuk dan panik.. Sangat tipis bedanya. Betapa Dania panik menyiapkan bahan-bahan pengajaran saat Dania dinyatakan lulus sebagai dosen tamu dikampus adiknya kuliah tersebut. Dania beruntung kantornya meliburkan karyawannya di hari Sabtu dan Minggu. Tak heran Dania yang workaholic sibuk mencari aktivitas tambahan selain bekerja.
Cessa yang selama ini tahu kondisi Dania, paham sekali, bahwa alasan Dania mencari-cari aktivitas tambahan semata-mata ingin mengalihkan pikiran dari Sam. Betul, Dania perlahan berusaha melepas dan merelakan Sam..

Okay, kembali ke ruang perkuliahan. Nesya salah satu teman kuliah Dania yang merekomendasikan Dania mengajukan diri sebagai dosen tamu di tempat Nesya bekerja dan mengajar. Nesya salah satu sahabat Dania dan Cessa. Sehingga Nesya sangat paham bagaimana mendalamnya perasaan sayang dan suka Dania kepada Sam.
Selesai memberikan materi dan membubarkan kelas, Dania menghampiri Nesya. “Serius amat sih Nes.. Napa lagi? Ada mahasiswa bandel lagi?”. Nesya tersenyum datar “Enggak kok.. Eh Dan.. Uda dapet kabar terbaru belom tentang Sam?”. Dania menggeleng seraya berkata “Engga tuh, uda lama juga aku ngga kontak ama dia.. Sibuk banget deh tuh orang, emangnya kenapa?”.
Nesya menjawab,”bener ga tau kabar terbaru?”.. Nesya menghela nafas sejenak.. “Dan, aku bingung mau kasih tau kamu apa enggak.. Tapi kayaknya kudu deh..”. “Sam sekarang sedang dekat dengan teman kuliahnya di Kanada.. Sama-sama orang indo juga..dan sepertinya serius..”. Dada dania mencelos.. Dania tahu Nesya sudah dianggap saudara oleh Sam, karena pertemanan kedua orang tua mereka dan pastilah Sam lebih sering say hai dengan Nesya. “Ohyah?” Jawab Dania pelan. “Bagus deh.. Jadi aku ngga susah-susah cari alasan buat ngelupain dia yah Nes”. Kata-kata itu diucapkan dengan susah payah karena berbarengan Dania menahan nyeri yang amat sangat didada…

Sepanjang perjalanan pulang, lagu-lagu yang diputar Dania berlalu begitu saja. Pikirannya melayang.. Dalaam.. Jauh… Mengingat doa paling berat yang pernah disampaikan kepada-Nya. Mendoakan agar Sam dapat melanjutkan kehidupannya dengan bahagia.. Tanpanya..

Pelan namun pasti, bulir air mata mulai membasahi pipi Dania. Melewati persimpangan Dania melaju melewati jalan kerumahnya. Pantai.. Dania ingin memberikan dirinya sendiri kesempatan untuk menenangkan pikiran dan hatinya. Tak lama tangannya meraih handphone dan segera menekan tombol ‎​​ºЌ saat nama Cessa tampil dilayar. Tiga kali nada panggil, cessa menyapa dengan santai namun belum sempat melanjutkan Dania bersusah payah melawan dan menahan air mata berkata “Cess.. Kedai kelapa yaa.. Pengen crita nih.. Sam.. ” Suara Dania begitu tertekan menahan isak yang ditahan. Cesaa paham maksud Dania dan langsung mengatakan 15 menit lagi segera membalap motornya sampai di kedai kelapa. Cessa tidak banyak bertanya.. Cessa tahu apa yang sedang diresahkan Dania. Hanya Sam, yang dapat membuat Dania seperti ini. Dan Cessa pun sudah lebih dulu tahu apa yang terjadi dengan Sam. Ooh Dania.. Akhirnya cerita kalian berakhir sampai disini…

Semangat

 

DSC_0029 EDITED-tile

Semangat kb: roh kehidupan yang menjiawai segala makhluk, baik yang hidup maupun yang mati, menurut kepercayaan orang dahulu semangat itu dapat memberi kekuatan dan sebagainya dan diangan-angankan sebagai burung, jiwa dalam arti seluruh kehidupan batin manusia dan maksud yang ersirat dalam sesuatu kalimat, perbuatan dan sebagainya, kegiatan, kegembiraan batin, keadaan atau suasana batin, perasaan hati, nafsu, kemauan untuk bekerja, berjuang dan sebagainya.

Semangat menjalani hari minggu dengan bersepeda.. Melihat-mendengar-merasakan hal baru.
Angin||rumput||cahaya matahari||beragam aroma||suara kendaraan||gelak tawa teman-teman||otot yang tegang mengayuh pedal||
Pengalaman baru.. Semangat baru..

Semangat menjalani hari kerja dengan senyum, dengan sekumpulan semangat yang didapat dari pengalaman baru di hari minggu. Yaah.. Sejenis subsidi semangat dari hari sebelumnya gitu deh.
Walau pekerjaan menumpuk||rekan kerja yang terkadang tidak sesuai dengan harapan||pekerjaan yang sulit||dan sekelumit masalah yang belum ditemukan solusinya
Tetap harus menjaga api semangat supaya tidak padam

Semangat… Sepertinya sekarang api semangatnya naik dan turun.. Besaaaar dan keciiiiilll..

Sekarang.. Sedang mengumpulkan bahan bakar untuk menjaga api semangat kembali besaaaaar…

Nah apa aja bahan bakarnya?
1. Kembali melihat tujuan, apa sih tujuanmu? Sudah sampai mana perjalananmu? Apakah rutenya sudah sesuai dengan tujuan?

2. Banyak referensi (baca buku, nonton film, jalan-jalan, kenalan dengan orang-orang baru, melakukan hal baru.. dsb)

3. Lihat sekitarmu.. Apa yang mampu kamu lakukan yang dapat membuatmu senang, tertantang…

4. Sesekali berhenti sejenak dalam perjalanan kehidupan untuk merenungi, memikirkan.. Hal-hal apa yang sudah kamu lakukan dalam perjalanan hidup ini? Yeah.. Seperti filosofi pit stop gitu deh..

5. Berdoa 🙂

Sementara, 5 point ini saja dulu. Iyah sedikit, cuma 5.. Seperti panca sila.. Panca indra.. Tetapi.. Lumayan buanyaaaaak yg kudu dikerjakan…

Tetap semangat ya !!! (ง’̀⌣’́)ง

#edisibingungmaunulisapakarenaapisemangatlagituruuuuuuunnnnn

#efekpulangliburan

Beda

Setiap orang punya idealisme, prinsip, cita-cita, pendapat/opini/asumsi, sifat, sikap, hobi, minat yang berbeda-beda.. suka nggak suka kita semua beda. Mau nggak mau ya terimalah setiap perbedaan itu.

Nah, tinggal bagaimana kita memahami & MENERIMA keberagaman orang. Susah memang pada awalnya. Tapi harus belajar, kalau nggak mau menderita sibuk bete n kesel karena orang

Kita duluan yang harus memulai memahami dia/mrk, ketika kita sudah memahami mereka.. Kita dapat “m’kuasai” mereka looh. masalahnya kita maunya dikuasai teruuuss sih.. Alias minta dipahami teroooss.. Naah looh…

#edisibelajarsabar huhuhuhu susahnyaaa 😥

akhlak #1

Sumber: Buku pintar akhlak (Dr. Amr khaled)

“Tidak ada yang lebih berat dalam timbangan manusia di hari kiamat daripada akhlak yang baik” (HR Abu Daud dan Tirmidzi)

Suatu utusan datang kepada Nabi SAW. Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah yang paling dicintai Allah?” Beliau menjawab, “yang paling baik akhlaknya.” (HR Ahmad dan Ibn Majah)

Suatu hari Nabi SAW bertanya, “Maukah kalian kuberitahu siapa yang paling kucintai?” “Tentu, ya Rasul,” jawab mereka. Beliau bertanya, sekali lagi dan menegaskan, “Orang yang paling baik akhlaknya”. (HR Ahmad)

Seorang lelaki menemui Rasulullah SAW dan bertanya, “Ya Rasulullah, apakah agama itu?” Rasulullah menjawab,”Ahklak yang baikm” kemudian ia mendatangi Nabi dari sebelah kanannya dan bertanya, “Ya Rasulullah, apakah agama itu?” Nabi menjawab, “akhlak yang baik”. Kemudian ia menghampiri Nabi dari sebelaj kiri, “apakah agama itu?” Dia bersabda, “Akhlak yang baik.” Kemudian ia mendatangi. Dari belakang dan bertanya, “Apa agama itu?” Rasulullah menoleh kepadanya dan bersabda, “Belum jugakah engkau mengerti? Agama itu akhlak yang baikm” (Al-targhib wa al-Tarhib 3: 405).

Catatan:
Astaghfirullah.. Begitu banyak sikap, perilaku dan tutur kata yang jauh dari akhlak yang baik.
Diri yang begitu sombong enggan untuk menunduk, niat yang mengharapkan pujian dari manusia.. Bayangkan.. Pujian manusia.. Bukan pujian Allah sang Pencipta..

Penyesalan selalu hadir terakhir, disaat sikap dan ucapan tak pantas itu keluar tanpa dipikirkan..

Dalam doa selalu memohon, untuk kesabaran, ikhlas menerima apa yang tidak sesuai dengan harapan..
Dalam doa dan niat… Luruskan akhlakku ya Allah.. Ku mohon..
Dalam doa dan mohon.. Luruskan niatku berproses dalam kehidupan di dunia ini ya Allah.. Sebagaimana aku ingin banyak memberikan manfaat untuk sekitarku…

Amien…

Mau vs Ingin

KOMPAS.com – Setiap orang punya impian yang memberikannya rasa bahagia. Untuk dapat mewujudkan mimpi, tentu perlu upaya keras yang juga didorong oleh kemauan. Apa impian Anda dalam karier dan pekerjaan? Sebelum mengurai satu persatu impian Anda, kenali lebih dahulu kemauan, yang ternyata berbeda dengan keinginan.

Motivator, Certified Professional Coach, Hypnotherapist, juga Licensed NLP Master Practitioner, Ainy Fauziyah menjelaskan dalam bukunya Dahyatnya Kemauan.

Mengutip Ainy, “Kemauan adalah janji kepada diri sendiri, yang memberikan kekuatan sangat besar. Sebuah kekuatan yang dimiliki setiap manusia, membantunya menjadi seorang pemenang yang mengalahkan ego dan mendorong impiannya menjadi kenyataan.”

Kemauan, Ainy menjelaskan, punya makna mendalam dari arti sederhananya, yakni “apa yang dimaui”. Anda bisa menafsirkan arti harfiah ini dengan banyak makna. Bagi Ainy, kemauan atau mau lebih bermakna sebagai “kesungguhan”. “Kesungguhan hati dalam mewujudkan impian melalui tindakan nyata secara konsisten,” jelasnya.

Kemauan berawal dari impian atau harapan yang diinginkan menjadi nyata. Impian inilah yang kemudian mampu mendorong diri Anda untuk melakukan tindakan nyata. Karenanya, banyak orang bijak bilang, bermimpilah, jangan takut bermimpi!

Namun mimpi takkan membawa Anda pada kesuksesan, tanpa memiliki kesungguhan hati atau kemauan kuat dari dalam diri ini. Setiap pribadi perlu memiliki kesungguhan hati berupa kesanggupan melakukan tindakan secara gigih demi mencapai hasil yang diinginkan. Di sinilah peran kemauan dalam mewujudkan semua mimpi-mimpi Anda.

Menurut Ainy, kesungguhan hati inilah yang membuat Anda menjadi pribadi tangguh, siap menerima tantangan, pantang menyerah, dan fokus pada tujuan yang diinginkan, dengan melakukan tindakan nyata.

Berbeda dengan keinginan
Kemauan berbeda makna dengan keinginan. Jika kemauan diikuti dengan tindakan nyata, keinginan adalah ketertarikan terhadap sesuatu tapi tidak diikuti tindakan nyata.

Ainy memaparkan empat perbedaan keinginan dan kemauan:
1. Ada kesungguhan hati dalam kemauan, sebaliknya hal ini tak didapatkan pada keinginan.
2. Ada tindakan nyata dalam kemauan, sementara keinginan yang ada hanya angan-angan semata.
3. Kemauan menghasilkan pencapaian, sementara keinginan tak menghasilkan apa-apa karena tak ada tindakan.
4. Ada semangat optimal dalam kemauan, sedangkan dalam keinginan tetap ada semangat namun tak optimal.

Anda dapat mengukur diri, apakah kemauan dan keinginan yang mendominasi? Jika saat ini mimpi Anda belum tercapai, boleh jadi salah satunya penyebabnya adalah minimnya kemauan yang juga bermakna tindakan nyata diiringi semangat optimal. Apa pun impian Anda dalam karier dan pekerjaan, buktikan bahwa Anda punya kemauan untuk mewujudkannya, jadi nyata.

hey, seseorang disana..

Hey, seseorang disana..
Tetaplah berjuang, berlari dengan waktu
Bergelut dengan tantangan hidup
Melawan keputusasaan, tidak menyerah kepada kerasnya dunia..

Hey, seseorang disana..
Senantiasa mempersiapkan diri, memperbaiki diri.. Untuk sesuatu dengan tanggung jawab yang lebih besar lagi
Tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar, berusaha dengan sungguh-sungguh
Tidak ada sedikitpun yang sia-sia jika dilakukan sepenuh hati dan raga

Hey, seseorang disana..
Maksimalkan sumber daya manusia yang telah Tuhan berikan kepadamu
Jadikan bermanfaat untuk orang disekitarmu..

Hey seseorang disana..
Bersiaplah untuk segala keputusan yang hadir dalam rentang perjuangan hidupmu
Kita tidak pernah tahu apa yang ada didepan, selain mempersiapkan diri dengan sesungguhnya..

Hey, seseorang disana
doa penuh harap yang dapat dipanjatkan untukmu

*Selamat berjuang dalam arus kehidupan
Kelak kita berjumpa dan bersatu dalam satu arus putaran kehidupan..
Jika Tuhan berkehendak..

Panca Indra

Indra (kb) : alat yang bersifat naluriah yang dimiliki manusia dengan fungsi tertentu.
(Kamus Pintar Bahasa Indonesia).

“Saya nggak punya apa-apa.. Ngga bisa apa-apa.. Ya nasibnya dari Tuhan begini.. Mau gimana lagi coba” someone says

“Aku kan ngga pinter kayak dia, dia emang pinter.. Belajar bentar aja uda ngerti.. Aku.. Uuh.. Bego begini..susah buat belajar”. Kata seorang teman

“Jelas aja dia lebih sukses, liat aja bapak ibunya tajir.. Ya dia bisa sukses begini..”. Kata temannya teman

Demikian cuplikan komentar, curahan hati beberap orang disekitar kita. Mungkin kalian juga pernah merasakan/ mengalaminya.

Semua orang diatas, diberi anugerah yang sama.. Tidak ada yang dibedakan. Anugerah yang luar biasa, sumber daya manusia yang merupakan modal utama manusia untuk dapat hidup dan berusaha di muka bumi ini.
Apakah itu?

Panca Indra

Mata .͡▹​ siapa yang tidak tahu manfaat indra penglihatan ini. Dengan mata kita dapat melihat indahnya warna pelangi, silaunya mentari, lucunya kelinci yang berloncatan, rupa-rupa tumbuhan, novel bestseller terbaru, film peraih penghargaan tertinggi dan masih banyak lagi manfaatnya.

Telinga .͡▹​ pendengaran. Tanpa indra ini, kita tidak pernah tahu bagaimana lucunya suara bayi yang sedang tertawa, betapa merdunya nyanyian, cerianya suara burung di pagi hari, begitu informatif sekaligus menghiburnya radio, serunya mendengar cerita/motivasi dsb.

Kulit/ peraba/ kinestetik .͡▹​ kita tidak akan pernah tahu sejuknya udara pagi, lembutnya kain sutra, serunya berlari dipinggir pantai, rumitnya merangkai prakarya dan masih banyak aktivitas lagi.

Penciuman .͡▹​ sudah jelas, dengan indra ini kita dapat menghirup segarnya aroma jeruk/teh/bunga, mencium bau masakan dan belajar mengenalinya. Betapa tidak sedapnya bau sampah yang bertumpuk-tumpuk. Wow!!!

Pengecap .͡▹​ hohohoho.. Ini yang beberapa tahun terakhir ini sedang naik daun. Bagaimana tidak? Dengan kemampuan mengecap/merasakan rasa makanan/ minuman, kita dapat menjadi terkenal sebagai seorang koki, membuka restoran dengan menu yang lezat, atau kening berkerut ketika meminum jamu herbal.. Ouuch..

Dengan melihat, mendengar, merasa, mencium, mengecap begitu banyak hal… Apa dapat kita pelajari ? Semua yang kita terima melalui panca indra dan diproses didalam otak.. Insyaalah, dapat memberikan manfaat ketika kita akan menyelesaikan berbagai permasalahan (permasalahan disini bersifat universal: proses belajar formal/ informal, dalam kehidupan sehari-hari, memasak, memperbaiki kipas angin, merawat hewan peliharaan, membersihkan rumah, menyelesaikan pekerjaan kantor dsb dsb dsb)

Intinya saya mau bilang, semakin kita banyak mengakses berbagai hal melalui panca indra kita.. Semakin luasnya wawasan yang kita miliki. Dengan semakin luasnya wawasan yang dimiliki, semakin mudah menjawab-menyelesaikan berbagai hal..

Jadi, pilihan ada pada kita semua.. Mau membatasi diri ?
Atau mengeksplor secara maksimal sumber daya yang telah diberikan oleh Tuhan… Dan menuntaskan kewajiban kita sebagai manusia hidup dimuka bumi ini…

*masih merasa malu, karena belum memaksimalkan fungsi dari panca indra. Lebih sering digunakan untuk hal-hal yang kurang/tidak bermanfaat dibanding yang bermanfaat.