سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَاللهُ أَكْبَرُ (ثَلاَثً وَثَلاَثِيْنَ) لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ
“Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, Allah Mahabesar (dibaca tiga puluh tiga kali). Tiada Tuhan Yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan, bagi-Nya pujian dan Dia berkuasa atas segala sesuatu.”[1]
Shahabat yang meriwayatkan hadits ini adalah Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu.
Disebutkan di dalamnya,
فَتْلِكَ تِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ وَقَالَ تَمَامَ الْمِائَةِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
“Semua itu berjumlah sembilan puluh sembilan dan genap keseratus kalinya adalah لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ ‘tiada Tuhan selain Allah …’.”
Telah muncul dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu berkenaan dengan keutamaan dzikir ini dan cara-caranya sebagai berikut. “Bahwa orang-orang fakir dari kalangan para Muhajirin datang kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam lalu mereka berkata,
ذَهَبَ أَهْلُ الدُّثُورِ مِنْ الْأَمْوَالِ بِالدَّرَجَاتِ الْعُلَا وَالنَّعِيمِ الْمُقِيمِ يُصَلُّونَ كَمَا نُصَلِّي وَيَصُومُونَ كَمَا نَصُومُ وَلَهُمْ فَضْلٌ مِنْ أَمْوَالٍ يَحُجُّونَ بِهَا وَيَعْتَمِرُونَ وَيُجَاهِدُونَ وَيَتَصَدَّقُونَ؟ فَقَالَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَلَا أُعَلِّمُكُمْ شَيْئًا تُدْرِكُونَ بِهِ مَنْ سَبَقَكُمْ وَتَسْبِقُونَ بِهِ مَنْ بَعْدَكُمْ وَلَا يَكُونُ أَحَدٌ أَفْضَلَ مِنْكُمْ إِلَّا مَنْ صَنَعَ مِثْلَ مَا صَنَعْتُمْ؟ قَالُوا: بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ: تُسَبِّحُونَ وَتَحْمَدُونَ وَتُكَبِّرُونَ خَلْفَ كُلِّ صَلَاةٍ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ
‘”Para orang kaya bisa menuju derajat mulia dan kesenangan yang abadi. Mereka bisa menunaikan shalat sebagaimana kami menunaikannya, mereka bisa berpuasa sebagaimana kami berpuasa, dan mereka memiliki kelebihan harta sehingga bisa menunaikan ibadah haji dan ibadah umrah dengan hartanya itu. Juga mereka bisa berjihad dan bersedekah. Maka, Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Maukah kuajarkan kepada kalian sesuatu dengannya kalian bisa mengejar orang-orang yang mendahului kalian, dan orang-orang di belakang kalian akan mendahului dengannya sehingga tiada seorang pun lebih utama daripada kalian, kecuali orang yang melakukan apa-apa yang kalian lakukanT Mereka menjawab, ‘Ya, wahai Rasulullah.’ Beliau bersabda, ‘Bertasbihlah, bertahmidlah dan bertakbirlah setiap usai shalat tiga puluh tiga kali.”
Baca pos ini lebih lanjut