GNOME 3.30 di Fedora Rawhide September 2018

Bismillahirrahmanirrahim.

Ini sedang saya tulis untuk UbuntuBuzz seperti saya lansir kemarin. Singkat cerita, Fedora Rawhide ini seperti KDE neon tapi untuk GNOME terbaru. Fedora Rawhide terasa stabil sekali saya pakai dan tidak ada masalah. Catatan pribadi saya sementara ini: pakai Wayland berakibat lambatnya performa GNOME di laptop saya. Pakai Xorg lancar.


Tulisan ini berlisensi CC BY-SA 3.0.

GNOME 3.30 dan Distronya pada Awal Rilisnya

Bismillahirrahmanirrahim.

Jumat, 14 September 2018 – Saya menulis di UbuntuBuzz. Tentu, saya menulis tentang Ubuntu, GNU/Linux, dan Free Software. Ketika GNOME 3.30 dirilis beberapa hari lalu, tepatnya 5 September kemarin, saya sudah berencana mencobanya. Namun karena masih baru dirilis, distro-distro GNU/Linux tentunya tidak langsung menyediakan 3.30 ini. Saya jadi tidak bisa memakainya kalau saya tidak cari distro yang menyediakan 3.30. Sungguh, keputusan KDE Project menyediakan KDE neon itu terasa sangat memudahkan saya menulis tentang KDE Plasma terbaru. Saya harap GNOME Project akan menyediakan yang seperti itu untuk GNOME terbaru.

Saya juga menunggu openSUSE Tumbleweed yang biasanya mendahului distro lain dalam soal ini akan tetapi saat ini Tumbleweed masih menyediakan 3.28. Arch, seperti biasa, sudah 3.30 tetapi tentu saya tidak akan memakainya. Singkat cerita saya bertemu Fedora Rawhide (setara Debian Sid, openSUSE Tumbleweed, dan KDE neon) yang sudah menyediakan 3.30 dalam ISO-nya. Tanpa berpikir jauh saya putuskan unduh Rawhide. Oya, alhamdulillah, sambungan internet saya sudah kembali seperti semula (1MB/s) setelah beberapa bulan 60KB/s. Akhirnya saya bisa kembali menulis review! Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.

Anda bisa melihat yang saya temukan di alamat-alamat ini:

Isi perut Fedora Rawhide:

https://dl.fedoraproject.org/pub/fedora/linux/development/rawhide/Workstation/x86_64/os/Packages/g/

Ketemu, ISO Fedora Rawhide mengandung GNOME 3.30

Isi perut openSUSE Tumbleweed:

http://download.opensuse.org/tumbleweed/repo/oss/x86_64/

Repositori Tumbleweed masih mengandung GNOME 3.28, belum sampai 3.30

Isi repositori Arch:

https://www.archlinux.org/packages/?q=gnome-shell

Tentu saja Arch sudah 3.30 (tapi saya tidak akan pakai)

Pencarian Distrowatch versi paket gnome-shell = 3.30 untuk menemukan distronya:

https://www.distrowatch.com/search.php?pkg=gnome-shell&relation=equal&pkgver=3.30&distrorange=InLatest#pkgsearch

Distrowatch belum mencatat adanya distro pembawa GNOME 3.30

Singkat kata, saya jadi unduh Rawhide. Saya ingin coba GNOME 3.


Tulisan ini berlisensi CC BY-SA 3.0.

Pengumuman Pertama Proyek GNOME 1997

Bismillahirrahmanirrahim.

https://mail.gnome.org/archives/gtk-list/1997-August/msg00123.html

Disalin sebagian dari alamat tersebut:

  • From: Miguel de Icaza <miguel nuclecu unam mx>
  • To: gtk-list redhat com, kde fiwi02 wiwi uni-tuebingen de, guile cygnus com
  • Subject: The GNOME Desktop project.
  • Date: Fri, 15 Aug 1997 22:19:34 -0500
              The GNOME Desktop project
            (GNU Network Object Model Environment)
        http://bananoid.nuclecu.unam.mx/gnome

Selesai salinan.

Kembali ke Penerjemahan GNOME Indonesia

Bismillahirrahmanirrahim.

Karena ajakan Kang Sendy Aditya Suryana (sendz) di #ubuntu-indonesia 23 Agustus 2015 kemarin, saya jadi kembali menerjemahkan. Saya sudah istirahat berbulan-bulan menerjemahkan karena sibuk dengan kerjaan lain. Ajakan Kang sendz justru pengingat buat saya yang lupa. Yang istimewa kali ini adalah yang diterjemahkan. Kali ini, saya kembali ke GNOME. Karena Kang sendz bilang Pak Andika ingin GNOME Indonesia bisa 100%, saya jadi mau menerjemah. Yang menarik buat saya, antarmuka web penerjemahan GNOME sudah berubah total dari beberapa waktu lalu terakhir saya menerjemah. Sementara itu, hal menarik lainnya adalah pranala yang Kang sendz berikan. Yang paling menarik ya tentu penerjemahannya sendiri. Penerjemahan GNOME Indonesia yang sekarang tinggal tersisa sedikit sekali. Skrinsot di bawah. Semoga tulisan ini bermanfaat.

mandiri-error3

Kumpulan Skrinsot GNOME 3.14 dari Ubuntu GNOME 14.10 Alpha

Bismillahirrahmanirrahim.

Alasan saya mencari GNOME 3.14 sampai saya mencari distro bleeding edge yang membawanya hanyalah fitur tab baru di setiap aplikasi yang mendukung multitabbing. Sebenarnya cuma itu. Ya, karena menarik. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Desktop Normal

Screenshot from 2014-09-20 18:55:09

Multitabbing Baru yang Keren


Screenshot from 2014-09-20 18:53:16
GNOME Terminal

Screenshot from 2014-09-20 18:54:27

Screenshot from 2014-09-20 18:38:06
Nautilus Preferences
Screenshot from 2014-09-20 18:34:33
Gedit
Screenshot from 2014-09-20 18:52:43
Nautilus
Screenshot from 2014-09-20 17:50:00
GNOME System Monitor

Baca lebih lanjut