eBook Natal dan Tahun Baru_Update-2

الْحَمْدُ اللهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ رَحْمَةً لِلْعَالَـمِيْنْ، وَالصَّلاَةُ والسَّلاَمُ عَلَى النَّبِيِّ الرَّحْمَةِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَيْنَ، أَمَّ بَعْدُ

Pada kesempatan yang mulia ini, kami dapat melakukan update ke-2 eBook tentang Natal dan Tahun Baru, adapun isi dari eBook ini (point yang berwarna biru adalah eBook baru):

A. Fatwa Para Ulama Tentang Natal

1. Fatwa MUI
2. Fatwa Al-Lajnah al-Da’imah li al-Buhuts al-‘llmiyyah wa al-lfta’
3. Fatwa Syaikh bin Baz
4. Fatwa Syaikh Ibnu Utsaimin

B. Mengucapkan Selamat Natal, Perbutan Baik?
C. Bolehkah Mengucapkan Selamat Natal ?
D. Seorang Mukmin Tidak Ikut Merayakan Hari Raya Orang Kafir
E. Hukum Ikut Merayakan Imlek (Tahun Baru Orang Tioghoa)
F. Larangan Wala’ Kepada Kaum Kafirin
G. Hukum Perayaan Tahun Baru
H. 10 Kerusakan Perayaan Tahun Baru

Kami berharap agar kita semua terhindar dari makar para musuh Allah عزّوجلّ dan kita berdo’a semoga kita diwafatkan Allah ta’ala diatas Islam dan sunnah Rasulullah صلى الله عليه وسلم, amin….

Download:

Download CHM mirror Download CHM  atau Download ZIP

Versi DOC dan PDF memuat eBook poin D dan E

 Download PDF atau Download Word

eBook Natal dan Tahun Baru_Update

الْحَمْدُ اللهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ رَحْمَةً لِلْعَالَـمِيْنْ، وَالصَّلاَةُ والسَّلاَمُ عَلَى النَّبِيِّ الرَّحْمَةِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَيْنَ، أَمَّ بَعْدُ

Setelah berlalu sekitar 1 (satu) tahun maka kami ulangi perkataan ini:

Membentengi agama kita dari pencampuradukan keyakinan yang bukan dari Islam adalah sangat penting, berbagai makar telah dihembuskan para musuh Allah عزّوجلّ , musuh Rasul-Nya dan Musuh Umat Islam agar umat ini secara berlahan mengikuti millah mereka, mereka membuat seolah-olah semua keyakinan adalah baik; mereka mendidik orang-orang yang bajunya Islam menjadi agen mereka menghancurkan agama yang hanif ini…

Salah satu yang dihembuskan oleh mereka adalah walau berbeda agama kita harus saling menghormati dan salah satunya adalah ikut mengucapkan selamat kepada hari raya kaum non muslim bahkan ikut merayakannya. Sungguh kita lihat berbagai kalangan yang notebene mengaku Islam mengucapkan selamat Natal, Selamat Imlek dan lainnya dari hari raya kaum kuffar.

Baca pos ini lebih lanjut

e-Book Natal dan Tahun Baru

الْحَمْدُ اللهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ رَحْمَةً لِلْعَالَـمِيْنْ، وَالصَّلاَةُ والسَّلاَمُ عَلَى النَّبِيِّ الرَّحْمَةِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَيْنَ، أَمَّ بَعْدُ

Membentengi agama kita dari pencampuradukan keyakinan yang bukan dari Islam adalah sangat penting, berbagai makar telah dihembuskan para musuh Allah عزّوجلّ , musuh Rasul-Nya dan Musuh Umat Islam agar umat ini secara berlahan mengikuti millah mereka, mereka membuat seolah-olah semua keyakinan adalah baik; mereka mendidik orang-orang yang bajunya Islam menjadi agen mereka menghancurkan agama yang hanif ini…

Salah satu yang dihembuskan oleh mereka adalah walau berbeda agama kita harus saling menghormati dan salah satunya adalah ikut mengucapkan selamat kepada hari raya kaum non muslim bahkan ikut merayakannya. Sungguh kita lihat berbagai kalangan yang notebene mengaku Islam mengucapkan selamat Natal, Selamat Imlek dan lainnya dari hari raya kaum kuffar.

Kemudian yang hampir tidak dipahami oleh kaum muslimin ialah ikut bergembira ria dalam menyambut tahun baru Masehi dan mereka telah digiring seakan-akan hal tersebut adalah momen nasional atau momen internasional yang sah-sah saja bahkan pantas diperingati dan kami melihat sebagian khatib diatas mimbar mengajak bermuhasabah dalam pergantian tahun masehi tersebut…

Baca pos ini lebih lanjut

Ucapan Selamat Natal, Bolehkah?!

Nama eBook: Mengucapkan Selamat Natal Dianggap Perbuatan Baik
Penulis: Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal خفظه الله

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta, shalawat dan salam buat Nabi terakhir yang membawa peringatan bagi seluruh umat manusia, semoga shalawat dan salam juga terlimpahkan buat keluarga dan para sahabatnya serta orang-orang yang tetap berpegang teguh dengan petunjuk mereka hingga hari yang dijanjikan, Amma ba’du:

Penulis diawal eBook berkata:

Ucapan selamat natal sejak beberapa tahun ini menjadi kontroversi. Sebagian kalangan membolehkan kaum muslimin untuk mengucapkan selamat natal pada nashrani karena dianggap sebagai bentuk ihsan (berbuat baik). Dalil yang digunakan dalam membolehkan hal ini adalah firman Allah Ta’ala,

Inilah di antara alasan untuk melegalkan mengucapkan selamat natal pada orang nashrani. Mereka memang membawakan dalil, namun apakah pemahaman yang mereka utarakan itu membenarkan mengucapkan selamat natal?

Semoga Allah عزّوجلّ menolong kami untuk menyingkap tabir manakah yang benar dan manakah yang keliru. Hanya Allah yang memberi pertolongan…

Download:
Silahkan download via:

IbnuMajjah.Com

Fatwa MUI: Haramnya Perayaan Natal Bersama

بسم الله الرحمن الرحيم

Dewan pimpinan Majelis Ulama Indonesia, Setelah:

Memperhatikan:

  1. Perayaan Natal Bersama pada akhir-akhir ini disalah artikan oleh sebagian Ummat Islam dan disangka dengan Ummat Islam merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad صلي الله عليه وسلم.
  2. Karena salah pengertian tersebut ada sebagian orang Islam yang ikut dalam perayaan Natal dan duduk dalam kepanitiaan Natal.
  3. Perayaan Natal bagi orang-orang Kristen adalah merupakan ibadah

Menimbang:

  1. Baca pos ini lebih lanjut